Sebelum anda memulai trading kami sarankan untuk membaca peringatan resiko, yang bisa anda baca pada Perjanjian Corsa Capital. Hanya anda yang bisa mengevaluasi kesehatan keuangan andan dan tingkat profesionalisme pada saat melakukan trading. Untuk itu, anda harus sepenuhnya bisa memahami dan mengetahui resiko serta tanggung jawab anda.
Peringatan Resiko
1. Resiko kerusakan sementara saat sedang melakukan trading, bisa berpengaruh dan menyebabkan kerugian keuangan. Ketika klien membuka akun trading di Corsa Capital, ia harus memahami dan mengetahui adanya resiko dan bertanggung jawab untuk memantau dan berusaha menghindari resiko itu sendiri.
2. Setiap klien memahami dan mengetahui semua resiko yang bisa terjadi saat mengoperasikan software secara tidak benar, masalah dengan hardware yang dimiliki oleh perusahaan tidak mungkin bisa di restore, sama halnya dengan konsekuensi konfigurasi software yang salah (internet browser, firewall) yang mungkin dimiliki klien.
3. Perusahaan tidak bertanggung jawab untuk kerusakan yang disebabkan secara langsung ataupun tidak langsung dari ketentuan yang diatur oleh pemerintah, bursa atau regulasi pasar, trading stop, aksi militer atau peristiwa lain yang terjadi diluar kontrol perusahaan.
4. Remot akses trading dapat berbeda dari trading pada pasar interbank, sebagaimana trading via trading sistem. Jika klien menggunakan sebuah remote akses elektronik trading sistem, ia akan berhadapan dengan resiko terkait dengan pengoperasian trading sistem elektronik, termasuk berpotensi menghadapi masalah pada software.
5. Jika terjadi quoting error, perusahaan mempunyai hak untuk membuat penyesuaian dan menyelesaikan permasalahan tersebut.
6. Klien sepenuhnya bisa memahami dan mengerti resiko kerugian yang bisa terjadi akibat dari transmisi informasi rahasia mereka untuk mengakses akun. Corsa Capital Investments, Corp. dalam keadaan tertentu akan meminta informasi itu untuk bisa mengakses akun klien.
7. Klien menanggung resiko yang terjadi akibat dari force majeure yang terjadi meliputi faktor-faktor eksternal , seperti bencana alam, aktifitas teroris, dan peristiwa lain yang mempunyai dampak.